by

Jaksa Pinangki Ditangkap dan Ditahan Setelah Status nya Menjadi Tersangka

BeritaCNN – Setelah menetapkan status Jaksa Pinangki menjadi tersangka, Tim dari Kejaksaan Agung langsung mengadakan penangkapan terhadap Jaksa yang bernama lengkap Pinangki Sirna Malasari dan langsung di lakukan penahanan.

Setelah ditetapkan nya Jaksa Pinangki sebagai tersangka, dari tim penyidik langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka pada hari Selasa malam 11 Agustus 2020 dan langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut jelas Kepala Pusatdalam hal Penerangan Hukum Kejagung , Hari Setiyono yang di temui langsung di kantor nya, Jakarta.

Untuk tersangka sendiri saat itu langsung dibawa ke Rutan Salemba cabang Kejagung untuk di periksa dan dimintai keterangan. Untuk penetapan sebagai tersangka sendiri karena Jaksa Pinangki di duga menerima hadiah atau janji dari seorang  yang bernama Joko Soegiarto atau yang lebih di kenal dengan nama Djoko Tjandra.

Berdasarkan dari hasil bukti yang di peroleh, tim penyidik  menyimpulkan bahwa dalam kasus ini sudah terjadi tindak pidana korupsi sehingga Jaksa Pinangki Sirna Malasari di tetapkan sebagai tersangka. Sebelum ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus korupsi ini, Jaksa Piangki memegang jabatan sebagai Kepala Sub-Bagian Pemantauan.

Pada tahun 2019 kemarin Pinangki sendiri di Non-job kan dari jabatan nya di karenakan berpergian ke luar negeri sebanyak 9 kali tanpa mendapatkan surat izin dari pimpinan nya dan salah satu keberangkatan itu bertujuan untuk bertemu dengan Djoko Tjandra.

Maka sebab itu dari pihak Kejagung segera melakukan pemeriksaan internal kepada tersangka yang memang diduga terlibat dan berkaitan dengan kasus terpidana pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra. Dan benar saja Pinangki Sirna Malasari resmi di copot dari jabatan nya di karenakan tersangka memang terbukti melanggar kedisiplinan Kejagung dengan melakukan berpergian ke luar negeri sampai 9 kali selama tahun 2019 tanpa mendapatkan surat izin dari pimpinan.

 Yang lebih parah nya tersangka berpergian ke luar negeri dengan sengaja untuk menemui Djoko Tjandra yang memang di ketahui sudah menjadi buronan sejak 11 tahun yang lalu terkait kasus pengalihan hak tagih Bank Bali.

Menjadi Tersangka Suap Kasus Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Ditangkap

Jakarta – Resmi sudah, Jaksa Pinangki di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus hak tagih Bank Bali yang di lakukan oleh Djoko Tjandra dan kuat dugaan jika Jaksa Pinangki mendapatkan hadiah yang sudah di janjikan oleh terpidana kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.

Berdasarkan hasil penyidik semalam dan adanya bukti yang sudah di pegang oleh penyidik sudah membuat Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjadi seorang tersangka dalam kasus suap yang di lakukan oleh terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra, dan keterangan ini sendiri di berikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono yang saat di wawancari sedang berada di kantor nya.

Setelah penyidik memiliki bukti kuat baru lah dilakukan penetapan sebagai tersangka dan melakukan  penangkapan kepada Pinangki. Pinangki sendiri akan di tahan selama 20 hari pertama atas dugaan kasus korupsi yang sudah menerima hadiah ataupun janji dari terpidana Djoko Tjandra jelas Hari.

Sebelum jabatan Jaksa Pinangki Sirna Malasari di copot, Jaksa ini memegang jabatan sebagai Kepala Sub-Bagian Pemantauan dan juga di bidang Evaluasi II Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan. Jaksa Pinangki sendiri di nonjob-kan oleh institusi nya di karenakan berpergian keluar negeri sebanyak 9 kali pada tahun 2019 tanpa mendapatkan izin dari pimpinan yang diketahui bertujuan untuk bertemu dengan Djoko Tjandra.

Sejak dari itulah pihak dari Kejagung sendiri melakukan pemeriksaan secara internal kepada pejabat nya itu yang kuat dugaan ada kaitan nya dengan kasus pengalihan hak tagih Bank Bali yang di lakukan oleh Djoko Tjandra. Benar saja Kejagung membebas tugaskan Jaksa Pinangki dari jabatan yang di pegang.

Jabatan yang di lepas dikarenakan terbukti nya bahwa sang jaksa pergi keluar negeri tanpa mendapatkan izin resmi dari pimpinan sebanyak 9 kali dalam satu tahun pada tahun 2019.

Kuat Dugaan, Jaksa Pinangki Menerima Suap Sebesar 7 Miliar dari Djoko Tjandra

Jakarta – Saat ini tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusu mssih terus menelusuri terkait dugaan suap yang di terima oleh Jaksa Pinangki Sirna Malasari berkaitan dengan Djoko Tjandra. Untuk status Pingangki Sirna Malasari sekarang sudah menjadi tersangka dalam kasus suap tersebut.

Untuk jumlah nya sendiri masih kita proses penyidikan. Apa saja yang di peroleh dalam hasil pemeriksaan (LPH) yang di lakukan oleh badan pengawasan masih tetap di lakukan. Berapa besar yang di terima oleh Pinangki Sirna Malasari dalam kasus suap ini ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum  Kejagung), Hari Setiyono.

Akan tetapi berdasarkan informasi yang di terima, dugaan uang suap yang di terima oleh Pinangki sebesar US$ 500 ribu atau setara dengan 7 miliar rupiah. Semua itu masih dalam tahap dugaan jelas Hari.

Di beritakan Pinangki sudah di tetapkan sebagai tersangka terkait kasus penerimaan hadiah atau janji yang di berikan oleh Djoko Tjandra. Dan kasus ini sendiri sudah di tangani oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung.

Pinangki di tangkap dan di tahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung dan Pinangki akan di pindahkan ke Rutan Wanita di Pondok Bambu, Jaktim jelas Hari.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed