by

Pengakuan Palsu Prada MI Berimbas Perusakan Terhadap Polsek Ciracas

BeritaCNN – Dalam perusakan Polsek Ciracas ada sebuah cerita yang dimana Prada MI mengalami kecelakaan, akan tetapi dalam kejadian tersebut Prada MI mengaku telah di keroyok sehingga dalam kasus ini ada enam anggota TNI harus di periksa oleh Polisi Militer.

Informasi yang kita terima dari Dandim, ada sekitar 100 an orang yang tergabung dalam aksi perusakan Polsek Ciracas. Kalau enam orang tidak mungkin dan saat ini masih dalam pelacakan kita jelas Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Pangdam Dudung menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan dan pelacakan sementara belum ada nya keterlibatan dari warga sipil untuk kasus perusakan ini. Hasil informasi yang kita terima dari sembilan orang saksi dari kalangan masyarakat sipil, kejadian ini ada kaitan nya dengan kecelakaan tunggal yang memang di alami oleh Prada MI.

Sama sekali tidak ada pengeroyokan dalam kasus yang di alami oleh Prada MI.

“ Berdasarkan hasil rekaman CCTV juga, memang benar Prada MI mengalami kecelakaan dan sama sekali tidak ada tindak pengeroyokan jelas Pangdam Dudung “

Dudung juga memastikan para pelaku yang melakukan perusakan Polsek Ciracas serta fasilitas publik yang berada id Jakarta Timur akan kmai tindak tegas sesuai dengan hukum yang ada dan berlaku di TNI. Perintah ini saya terima langsung dari Panglina TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“ Saya mendapatkan perintah langsung dari Panglima TNI agar segera menindak pelaku secara tegas sesuai dengan hukuman yang berlaku di TNI jelas Dudung. “

Untuk Prada MI sendiri saat ini masih menjalani perawatan tim medis, akan tetapi walaupun menjalani perawatan proses penyidikan tetap di jalankan oleh Pomdam Jaya.

Penyerangan Polsek Ciracas sendiri terjadi pada waktu dini hari. Beberapa kendaraan beserta bangunan Polsek Ciracas di rusak lalu di bakar, dalam peristiwa ini ada tiga orang yang mengalami luka, dua di antaranya sedang di rawat di RS.

Mayjen Eddy Rate Muis yang menjabat sebagai Danpuspom TNI menjelaskan bahwa sampai saat ini terdapat 10 orang saksi yang dimana tidak bisa kita rincikan satu persatu, akan tetapi semua saksi tersebut memang mengetahui tentang kasus penyerangan Polsek Ciracas jelas nya.

Hoax Prada MI Sebabkan Penyerangan dan Perusakan Polsek Ciracas

Jakarta –  Penyerangan dan perusakan terhadap Polsek Ciracas di duga kuat di karenakan oleh berita bohong yang di sebarkan oleh anggota TNI yang di ketahui berinisial Prada MI. Dalam pengakuan nya dia telah di keroyok, akan tetapi peristiwa sebenar nya tidak lah sama dengan apa yang di ceritakan.

Berdasarkan penjelasan dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman bahwa Prada MI membuat berita bohong kepada ke enam rekan seangkatan nya jika diri nya sudah di keroyok.

Kita sudah dapatkan data dari telepon genggam Prada MI bahwa Prada MI memberi kabar kepada rekan angkatan 2017 jika dia sudah di keroyok dan di telepon oleh senior nya pun Prada MI mengaku telah di keroyok jelas Pangdam Dudung.

Informasi dari Prada MI lantas kita cocokan dengan informasi para saksi. Namun saat kita melakukan pencocokan informasi dari kedua pihak ternyata informasi yang kita terima tidak lah sama yang berarti pengakuan dari angora dari Satuan Direktorat Hukum Angkata Darat tersebut adalah bohong.

Kronologi sebenar nya adalah kejadian kecelakaan tunggal yang di alami oleh Prada MI yang dimana Prada MI mengendarai sebuah sepeda motor di jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas Jaktim dekat dengan pertigaan lampu merah Arundina.

Selain informasi dari saksi, kejadian kecelakaan tunggal yang di alami oleh Prada MI, kita juga mendapatkan informasi dari rekamanan CCTV dari toko yang berada di sekitar kejadian. Dari hasil rekaman CCTV kita saksikan bahwa Prada MI memang mengalami kecelakaan tunggal tanpa ada tindak pemukulan dari arah depan, samping , maupun belakang apalagi sampai dengan tindakan pengeroyokan.

Saat itu juga Prada MI langsung menghubungi rekan seangkatan nya dan memberitahukan bahwa dia telah di keroyok dan juga di tambah dengan bahasa kotor yang di ucapkan oleh Prada yang sudah mencoreng nama baik TNI. Pengakuan dari Prada MI membuat para rekan nya emosi dan melakukan tindak perusakan.

Dudung juga menambahkan bahwa peristiwa penyerangan ini ada sebanyak enam oknum yang terlibat perusakan Polsek Ciracas serta beberapa fasilitas umum sudah di periksa di kantor Polisi Militer Kodam Jayakarta. Bagi siapapun yang terlibat akan kita tindak tegas sesuai ketentuan dan hukum TNI.

Transparan, TNI Akan Tindak Tegas Jika Ada Oknum Yang Terlibat Dalam Penyerangan dan Perusakan Polsek Ciracas

Jakarta – Saat ini TNI dan Polri sudah membentuk Tim Gabungan untuk menyelidiki penyerangan dan perusakan Polsek Ciracas Jakarta Timur. Dalam hal ini TNI berjanji akan berlaku secara trasnparan tanpa ada yang di tutup-tutupin.

Kasus ini akan kami proses secara transparan seperti proses proses hukum lain nya. Kita akan sampaikan hasil kerja tim gabungan secara terbuka jelas Danpuspom TNI Mayjen Eddy Rate Muis.

Kasus ini masih dalam penyidikan oleh tim gabungan, dalam hal ini tim gabungan terdiri dari Pomil, Polda Metro Jaya dan juga Pomdam Jaya. Benar ada nya tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Pomdan Jaya dan Pomil yang akan mengusut tuntas kasus penyerangan dan perusakan Polsek Ciracas ini jelas Mayjen Eddy.

Jika terbukti ada oknum yang terlibat sudah pasti kita proses hukum secara tegas dan kita proses hukum sesuai ketenuan yang berlaku dan semua nya akan secara transparan tanpa ada yang kita tutup tutupi, bagi yang bersalah tetap bersalah dan akan kita proses hukum.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed