by

Perjuangan Si Penjual Es Roti Menyekolahkan Anak-nya Hingga Lulus Perguruan Tinggi

BeritaCNN – Berkat kerja keras dan kegigihan nya selama ini, penjual es roti keliling bisa menyekolahkan anak nya sampai ke perguruan tinggi hingga lulus.

Bapak yang keseharian nya menjual es roti keliling ini bernama Sutowo (64) yang merupakan warga dari Warugunung Kecamatan Karangpilang, Surabaya. Pak Sutowo ini menjual es roti ini sejak tahun 90 an sampai dengan sekarang masih bertahan berjualan es roti secara keliling.

Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah ini, berjualan es roti secara keliling menggunakan sebuah sepeda. Saat kita jumpai, Pak Sutowo ini orang nya sangat ramah dan murah senyum sekali. Dia sangat bersyukur dengan menjadi penjual es roti keliling terapi dia bisa menyekolahkan anak nya sampai lulus perguruan tinggi.

Rejeki sudah di tentukan oleh Yang Maha Kuasa, kita hanya bisa berusaha tanpa harus mengeluh. Terkadang orang selalu memburu dan mencari rejeki akan tetapi jarang pula untuk selalu memburu dan mencari sang pemberi rejeki itu tambah Sutowo.

Untuk masalah penjualan sehari nya bisa membawa pulang keuntungan kotor 100-150 ribu dalam sehari jelas Sutowo. Beda jika pada jaman 90 an kita bisa menjual sehari nya 400-500 buah es roti. Walau tidak seramai pada tahun 90an Sutowo tetap berusaha tiap hari nya menjual es roti untuk biaya kehidupan keluarga dan biaya sekolah anak semata wayang nya.

Dulu sebelum istri meninggal pada tahun 2009, istri saya adalah seorang buruh pabrik, kami berusaha membiayai anak kami agar jangan sampai putus sekolah dan syukur walaupun selepas istri meninggal saya harus membiayai anak sekolah sampai lulus perguruan tinggi dengan cara menjual es roti keliling.

“ Sekarang saya sudah memiliki dua orang cucu cerita Pak Sutowo sambil tersenyum ”

Pada saat ini Pak Sutowo tidak hanya menjual es roti saja tetapi dia juga berjualan jipang, jepit dan blending untuk menambah variasi barang dagangan nya. Dia sama sakali tidak tertekan dalam berusaha menjual makanan kecil milik nya.

Cerita Penjual Es Gabus Yang Tetap Bertahan Hingga Saat Ini

Surabaya – Jika anda anak lahir di tahun 90an tentu nya sudah pasti mengenal seperti apa dan bagaimana bentuk dari Es gabus yang biasa di jual di sekolahan sekolahan maupun di tempat keramaian lain nya.

Ternyata pada tahun 2020 masih ada pedagang yang menjual es gabus, dengan cara berjualan secara keliling di kota Surabaya.

Penjual es gabus itu bernama Pak Sutowo (64) asal Blora, Jateng. Yang pada waktu itu kita jumpai di suatu kawasan di kota Surabaya. Saat kita jumpai Pak Sutowo menyambut kami dengan senyuman dan menawarkan es gabus yang dia jual. “ mau beli es ya mas, ini ada es gabus, harga ceceng saja mas, Seribu sambil tersenyum senyum.

Setelah iti Sutowo bergegas membuka kotak es yang di tutup bersama Koran, yang bertujua agar tidak membuat es nya gampang cair, setelah di ambil nya es gabus tersebut, dia menawarkan ingin menggunakan susu coklat atau tidak.

Selesai melayani pembeli, Pak Sutowo tidak langsung bergegas keliling lagi, dia pun berhenti sejenak guna menunggu pembeli yang lain nya sambil bercerita tentang pekerjaan yang di tekuni nya sejak puluhan tahun yang lalu.

Sutowo adalah warga dari kelurahan Warugunung, Kecamatan karang Pilang, dalam cerita nya es yang dia jual ini bukan hasil dari buatan sendiri melainkan hasil buatan orang lain dan dia jualkan kembali. Saya mengambil barang nya di kawasan Sepanjang, Sidoarjo lalu saya jual keliling biasa nya di empat tempat yaitu GunungSari, Kedurus, Kebraon hingga Wiyung.

Sekarang yang saya bawa hanya 150 an es saja, tetapi saya juga membawa jajanan yang lain nya juga seperti blendong dan jipang.Sekarang sudah tidak seramai seperti dulu, dulu biasa bisa terjual sampai 400 hingga 500 buah es gabus. Akan tetapi saya tetap bersyukur, nama nya rejeki semua nya sudah diatur oleh yang Maha Kuasa, yang terpenting saya selalu mencari dan meminta semua nya dari sang Pemberi kehidupan kita ini ucap Pak Sutowo.

Pak Sutowo ini juga mendapatkan panggilan akrab yaitu Pak Manteb. Alasan di juluki Pak Manteb karena berjualan dengan selalu membawa aksesoris pewayangan dan tidak lupa selalu mengenakan topi bundar petani dan juga tidak meninggalkan keharusan menggunakan masker di saat Pandemi ini.

Dari hasil perjuangan nya berjualan es gabus ini, Pak Sutowo sukses menyekolahkan anak semata wayang nya hingga sarjana di salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia.

Es Krim Legend Tahun 90an Asli Indonesia

Nusantara – Terdapat ada beberapa es krim yang melegenda di Indonesia pada era 90 an dan tentu nya pasti tetap di nikmati walawpun sekarang bukan di era 90 an lagi. Mungkin bisa di bilang jadul akan tetapi soal rasa tetap bisa bikin lidah kita kangen akan rasa nikmat nya.

Jika di Negara luar es krim nya di buat dengan budaya Barat, seperti di Roma, Italia biasa nya menggunakan bahan sirup rasa buah dengan di tambahkan dengan madu. Baru lah es krim dari Roma menyebar ke seluruh dunia.

Akan tetapi Indonesia kita juga memiliki beberapa es krim yang bisa di bilang es krim legenda tahun 90 an. Bahan baku nya bisa di bilang tidak semahal dengan es krim dari budaya Barat, akan tetapi soal rasa tidak kalah enak nya, bahkan es krim legenda Indonesia bisa selalu membuat penikmat nya selalu merasakan nikmat nya.

Walaupun sekarang sudah di era milenial, bagi anak anak era 90 an es krim legend tahun 90 selalu bisa bikin kangen lidah untuk menikmati nya kembali. Selain dari bahan tradisional, nikmat akan rasa nya tetap terasa mewah.

Ada beberapa es krim legend era 90 an, yaitu es puter, es potong, es gabus atau es roti dan es goyang. Semua es tersebut hingga saat ini pun masih ada, akan tetapi untuk anak anak tahun 2000 an mungkin tidak mengenal es kirm Indonesia yang sangat melegenda ini, maka dari itu untuk anak anak 2000 an patut mencoba nya, agar es krim asal Indonesia tetap bisa dinikmati sampai anak cucu kita nanti nya. Bahkan semoga bisa sampai di rasakan di mancanegara nanti nya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed