by

Pindad Maung Sipil di Banderol Dengan Harga Rp 500 Jutaan

-Berita, Nasional-101 views

BeritaCNN – Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Kemenhan sudah melakukan pemesanan 500 unit rantis yang di produksi oleh PT PINDAD, mobil ini sendiri di beri nama dengan nama Maung. Pada awal nya PINDAD memproduksi Maung di prioritaskan untuk kebutuhan Militer, akan tetapi tentu nya untuk selanjut nya akan memproduksi untuk versi sipil nya.

Selanjutnya kemungkinan kita akan mencoba masuk ke type civilian terang Abraham Mose yang merupakan Direktur dari PT PINDAD.
Untuk Maung versi Militer dan versi Sipil pasti nya ada perbedaan yang mendasar. Untuk versi Militer tentu nya kami akan memperkuat bagian perangkat besi penguat dalam kabin nya, akan tetapi untuk versi sipil sendiri bagian perangkat besi nya akan sedikit kami kurangi yang berposisi pada kabin nya.
Untuk versi sipil sendiri rollbar nya kita kurangi dan untuk versi militer untuk rollbar nya lebih besar di karenakan untuk menahan dudukan senjata serta untuk orang nya bisa berdiri dan lain itu juga tidak bermodel Hardtop akan tetapi soft yang berguna bisa untuk menembak jelas Abraham Mose.
Untuk Maung sipil sendiri kita ada 3 tipe dengan harga yang berbeda juga, yang tipe seperti Pak Menhan yang di pergunakan untuk Military kita bandrol dengan harga Rp 600 jutaan sedangkan untuk type Civilian kita bandrol dengan harga Rp 500 jutaan.
Bagi yang minat mohon bersabar ya, karena versi sipil baru akan kita produk setelah produk military sudah selesai, kira kira di awal tahun depan untuk pemesanan nya.
Untuk mesin nya sendiri menggunakan mesin turbo diesel 4 silinder dengan 2.400 cc dan 6 speed di tambah dengan sistem 4WD. Maung juga di bekali dengan spesifikasi militer dengan ada nya bracket senjata caliber 7.62 serta konsol senapan serbu SS2-V4. Ada pun towing 4 buah yang menjadi alat penderek berkapasitas 4.5 ton serta di tambah dengan jerigen BBM 2×20 liter, GPS dan Lampu Blackout.

Spesifikasi Maung PINDAD Mobil Military Ala Prabowo

Jakarta – Menhan “ Prabowo Subianto “ baru baru ini baru saja menjajal rantis Maung produksi dari dalam negeri yang di rancang oleh PT PINDAD. Dan untuk rantis Maung sendiri menggunakan spesifikasi canggih sehingga Maung terlihat selalu gagah dan menjadi Kendaraan idamanan baru pecinta mobil medan perang.

Direktur PT PINDAD menjelaskan bahwa Maung adalah mobil kendaraan taktis ringan yang menggunakan sistem 4WD dan mobil ini sendiri sudah lulus tes uji coba dalam hal kecepatan yang bisa di geber dengan batasan kecepatan aman nya.
Untuk mesin nya kita menggunakan mesin 4 silinder turbo dengan 2.400 cc serta 6 speed, untuk kecepatan nya sudah kita uji di kecepatan aman di angka 120km/jam dan di geber dengan kecepatan 80 km/jam juga tidak ada kendala dan masalah jelas Direktur PT PINDAD ini.
Sebelum Pak Prabowo menguji coba Maung, kami sudah terlebih dahulu melakukan test drive di medan pasir dan gambut.
Bagian yang penting dalam Maung Military Type ini sudah di lengkapi dengan Bracket senjata caliber 7,62 dan juga di lengkapi dengan konsol senapan serbu SS2-V4. Untuk rantis ini sendiri memilik 4 buah towing dan sudah termasuk alat penderek dengan bobot 4.5 ton. Dan kit aketahui jika keperluan mobil militer tentu nya pasti terdapat jergien untuk bahan bakar dan kami juga menyediakan buah bauh jerigen kapasitas 20 liter, lampu blackout dan GPS.
Maung ini sendiri di rancang dan di desain oleh tenaga ahli dari Negara kita sendiri, dari bentuk sasis, kaca, ban, plat besi dan perlengkapan dalam nya juga, akan tetapi untuk mesin nya kita masih menggunakan mesin SUV Jepang yaitu merk Toyota Hilux jelas Abraham Mose.
Prabowo sendiri melakukan uji coba rantis Maung di Sentul International Circuit dan moment itu di unggah nya melalui akun media social nya sendiri.

PINDAD Berencana Akan Membuat Mobil Tempur Bertenaga Listrik

Jakarta – Kendaraan elektrifikasi tidak hanya di gunakan oleh kendaraan komersial maupun kendaan penumpang, maka dari itu PT PINDAD ingin menciptakan kendaraan tempur bertenaga listrik agar di niai tidak ketinggaln jalan dalam zaman modern ini.

Gagasan ini sudah kita pikirkan sewaktu kita terlibat dalam pembuatan motor listrik karya anak bangsa yang bernama Gesits. PT PINDAD sendiri adalah penyuplai motor penggerak listrik untuk mesin motor tersebut, akan tetapi untuk mewujudkan itu semua kita juga membutuhkan payung dari pemerintahan.
Akan tetapi Abraham sendiri menjelaskan kendala utama dari pembuatan kendaraan tempur bertenaga listrik adalah baterai nya itu sendiri. Untuk hal industry kendaraan tempur sebenar nya sudah bisa di katakan sudah siap tetapi belum bisa maksimal di karenakan kita masih kesulitand alam bahan material pendukung nya.
Sudah kita ketahui jika PT PINDAD sudah berkontribusi besar dalam hal pengurangan pencemaran polusi dari emisi, untuk mesin diesel yang biasa nya di gunakan untuk tenaga kendaraan tempur sudah bisa kami alihkan ke bahan bakar B20.
Kemarin sudah kita coba di kendaraan Komando menggunakan bahan bakar B20 dan jika kedepan nya bagus kami akan coba dengan bahan bakar B50. Akan tetapi kami masih memantau pada filter dan alat lain nya, apakah terdapat efek lain dari dari penggunaan bahan bakar B20 jelas Abraham Mose.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed