by

Ridwan Kamil Dipanggil Bareskrim Terkait Kerumunan di Acara Rizieq Shihab

Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di panggil pihak Bareskrim untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam sebuah acara yang di hadiri oleh Rizieq Shihab di Kabupaten Bogor. Pihak Bareskrim sendiri mengagendakan pemanggilan terhadap Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil pada hari Jumat tanggal 20 November 2020.

Berita pemanggilan terhadap Ridwan Kamil disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Jabar Erdi A Chaniago. Benar akan kita mintai keterangan terkait kasus di Megamendung kita akan melakukan pemanggilan terhadap Gubernur Ridwan Kamil.
Mabes Polri dalam hal ini juga memberikan keterangan terkait persoalan tentang kerumunan massa yang terjadi di acara Rizieq Shihab dan akan di tangani oleh Bareskrim dan juga Polda Jabar. Kabid Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan bahwa Bareskrim dan Polda Jabar lah yang akan menangani masalah ini.


Sebuah acara di Megamendung yang juga di hadiri oleh Rizieq Shihab akhir nya berbuntut panjang dan Gubernur Jabar sendiri siap bertanggung jawab akan hal ini.
Apapun yang terjadi di wilaha Jawa Barat adalah tanggung jawab dari Gubernur, jadi untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini tentu nya saya yang bertanggung jawab ujar Emil setelah rapat koordinasi tentang pengendalian Covid-19 yang di selenggarakan di Makodan III Siliwangi yang berada di Jalan Aceh, Bandung pada hari Selasa tanggal 17 November 2020.
Dalam masalah ini RK juga menyampaikan permintaan maaf nya kepada seluruh masyarakat khusus nya warga Jawa Barat dan dalam hal ini diri nya beserta pihak nya akan segera melakukan perubahan dan perbaikan kesalahan yang sudah terjadi.
“ Saya pribadi mengucapkan permintaaan permohonan maaf jika dalam hal ini bisa membuat situsi menjadi berubah kea rah yang kurang baik, jadi saya sampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama bagi untuk warga Jawa Barat, Saya akan segera memperbaiki semua kesalahan dan kekurangan dalam hal penanganan Covid-19 ini “.
Diketahui permasalahan ini terjadi karena Ketua FPI Rizieq Shihab mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Makaz Syaria, Kabupaten Bogor yang di sambut dengan antusias oleh para santri santri, sehingga mengakibatkan kerumunan yang dimana tidak ada pemberlakuan protokol kesehatan yang di ketahui juga banyak dari mereka sama sekali tidak mengenakan masker.
Akibat dari acara ini Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi terpaksa di copot jabatan nya dari Polda Jabar dan di gantikan oleh Irjen Ahmad Dofiri. Irjen Rudy dalam hal ini di anggap lalai dalam melaksanakan penerapan protokol kesehatan.
Cerita Ridwan Kamil Tentang Pencopotan Kapolda Jabar Terkait Acara Rizieq Shihab

Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang akrab di sapa dengan Kang Emil menjelaskan krnologis tentang acara Megamendung di Kabupaten Bogor yang dimana dalam acara tersebut di hadiri oleh Ketua Umum FPI Rizieq Shihab sehingga dalam hal ini berbuntut panjang dengan adanya pencopotan terhadap Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi.

Kang Emil menjelaskan bahwa izin acara tersebut berada di kawasan kepala daerah wilayah setempat atau lebih pasti nya Bupati Bogor di karenakan Izin acara diperbolehkan atau tidak di perbolehkan nya bukanlah di wilayah gubernur dikarenakan dalam hal ini provinsi di Indonesia ini terkecuali Jakarta memiliki teknis diskreasi nya masing masing, sebab sudah ada Bupati dan Walikota terpilih ujar Kang Emil pada saat rapt Koordinasi yang di selenggarakan di Markas Kodam III Siliwangi, Bandung.
Kang Emil juga menjelaskan bahwa pihak dari Pemkab Bogor sudah tidak memberikan izin untuk acara tersebut dan juga dalam hal ini aparat setempat juga sudah memperingatkan kepada pihak penyelenggara acara jika memang pun acara tetap digelar tidak diperbolehkan mengundang massa dengan jumlah yang banyak di karenakan pandemi Covid-19.
Akan tetapi di saat pada hari nya terjadilah euforia seperti kejadian demonstrasi yang jumlah nya sangat besar. Oleh sebab itu terjadilah dua pilihan yang diambil yaitu penegakan represif ataupun dengan metode pendekatan humanis yang dimana dilakukan pemantauan dan pengawalan agar tidak terjadi hal hal yang bisa merugikan public ujar Kang Emil.
Dalam hal ini aparat terpaksa mengambil keputusan humanis yang dimana melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap acara tersebut di karenakan dalam kondisi nya massa sudah begitu banyak, seperti hal nya orang mau demonstrasi. Namun keputusan yang di ambil berdampak tidak baik ke pihak kepolisian terutama sahabat kami Kapolda Pak Rudy yang mendapatkan pergeseran jabatan ucap Kang Emil.
Permasalahan ini timbul di karenakan Ketua Front Pembela Islam Rizieq Shihab menyambangi Pondok Pesantren Alam Agrokutural Markaz Syariah yang berada di Megamendung tepatnya di Kabupaten Bogogr pada hari Sabtu 14 November 2020. Yang dimana kehadiran Rizieq Shihab disambut dengan antusias oleh para santri.
Akan tetapi dalam acara tersebut banyak dari para massa ayng hadir di acara tersebut banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak mengenai masker yang dimana memang menjadi salah satu peraturan dalam protokol kesehatan.
Dengan tergelar nya acara tersebut memberikan dampak yang tidak baik kepada Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi yang di anggap lalai dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga jabatan nya harus di gantikan oleh Irjen Ahmad Dofiri.

Komentar Ridwan Kamil Tentang Pencopotan Kapolda Jawa Barat

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan apresiasi yang setinggi tinggi nya kepada Irjen Rudy Sufahriadi semasa menjabat sebagai Kapolda Jawa barat. Irjen Rudy merupakan sosok orang yang pekerja keras dan berdedikasi tinggi terhadapa kesatuan dan negara ucap Kang Emil panggilan akrab dari Gubernur Jabar ini.

“ Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada sahabat saya Irjen Rudy yang dimana dalam penanganan Covid-19 dari bulan Maret hingga saat ini yang sangat lah luar biasa baik nya, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besar nya atas kinerja nya dalam penanganan Covid-19 dan juga dalam hal hal lain nya. Irjen Rudy juga menjadi relawan vaksin tanpa diminta oleh siapa pun ujar Kang Emil “ dari Hotel Savoy, Kota Bandung pada hari Selasa 17 November 2020.
“ Saya saksikan juga dedikasi beliau dalam hal pengendalian demo pada saat masa sulit, jadi saya kira dalam hal ini sahabat kita Pak Rudy sangat pantas mendapatkan apresiasi yang setinggi tinggi nya tambah Kang Emil ”
Yang dimana pada hari Senin 16 November 2020 Mabes Polri memberikan pengumumnan bahwa ada dua Kapolda yang di lengserkan dari jabatan nya dengan alasan sudah lalai melaksanakan tugas dalam hal penegakan protokol kesehatan. Yang mendapatkan pelengseran adalah Irjen Rudy Sufahriadi yang sebelum nya menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat dan Irjen Nana Sudjana yang dimana sebelum nya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed