by

Ritual Apa Yang Dilakukan Pasukan Tengkorak Kostraf TNI Sebelum Menembus Goa Baliem Papua

BeritaCNN –  Prajurit Yonif 305/Tengkorak berhasil menjadi batalyon TNI pertama yang berhasil menembus ke dalam Goa Baliem, Kuyawage, Kabupaten Lannyjaya, Provinsi Papua.

Untuk Goa Baliem sendiri merupakan wilayah desa yang dekat dengn perkotaan, berada dalam pegunungan tegah di Papua. Untuk bisa menembus ke lokasi sangatlah membutuhkan perjuangan yang sangat lah luar biasa berat nya. Untuk menuju lokasi halang rintang nya sungguh sungguh sangat lah berat.

Berhari-hari prajurit Yonis 305 Tengkorak harus keluar hutan masuk hutan, naik gunung turun gunung melewati dan menyebrangi sungai dibawah ancaman dari kelompok OPM yang sudah kita ketahui sangat tidak kenal kompromi.

Pasukan yang berhasil menjalankan tugas berat ini adalah prajurit dari Kompi Alap-Alap yang memang dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Tugas Pamtas Yonif 305/Tengkorak Mayor Infanteri Fajar Akhirudin.

Mereka berhasil mendirikan fasilitas umum untuk penunjang perekonomian masyarakat di wilayah tersebut, yang dimana pendirian dari hasil kerja sama dan kerja keras mereka mereka berhasil mendirikan sebuah pasar tradisional yang beri nama Pasar Merah Putih 305.

Pasukan Yonif 305/Tengkorak sendiri adalah satu-satu nya pasukan TNI yang sengaja di libatkan dalam Operasi Pengamanan Perbatasan RI-PNG Mobile 2019. Pasukan elit udara ini meninggalkan markas nya yang berada di Desa Sirnabaya, Kabupaten Karawang terhitung mulai pada tanggal 9 November 2019. Mereka di berangkatkan ke lokasi melalui Jakarta International Container Terminal dan akhir nya mereka sampai pada tanggal 11 November 2019.

Sebelum berangkat untuk menjalankan tugas nya, para pasukan mempersiapkan diri secara matang dari fisik, senjata dan bekal serta tidak lupa mereka selalu melakukan ritual yang sudah menjadi tradisi leluhur dari Yonif 305/Tengkorak.

Ritual itu sendiri diberikan nama Pasir Ipis. Prosesi yang akan di lakukan sangat berat karena harus berangkat ke Papua, mereka harus berjalan kaki dari markas mereka menuju ke sebuah tempat yang bernama Gunung Ipis. Tempat tersebut berada di wilayah Desa Margakarya, Kecamatan Teluk Jambe, Lembang, Jabar.

Dalam perjalanan menuju lokasi Pasir Ipis, prajurit Yonif 305/Tengkorak membawa beberapa bendera yang berbeda-beda. Dari bendera Sang Saka Merah Putih, bendera batalyon dan bendera kompi. Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu berjam-jam, baru lah pada malam hari dilaksanakan ritual yang di beri nama pembakaran api semangat.

Dalam sunyi nya malam yang diliputi dengan angina gunung yang begitu dingin, dengan di terangi oleh api unggun besar, para prajurit baru lah melakukan ritual. Satu persatu dari prajurit Yonif 305/Tengkorang menciumi bendera Merah putih dan setelah mencium bendera Merah Putih barulah mereka menciumi bendera perang Batalyin yang bergambarkan tengkorak manusia. Barulah setelah itu mereka meminum air kelapa, maksud dari semua ini adalah mewujudkan rasa syukur yang tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas mulia yang akan mereka laksanakan.

Tepat pada hari ini tanggal 29 September 2020, tugas mereka memasuki usia ke 10 bulan dan mereka semua sukses menjalankan tugas mereka sebagai Satgas Pamtas dan mereka juga saat ini sedang dalam perjalan pulang dari Papua.

Kabar terbaru bahwa pada hari ini 29 September 2020 para ksatria Yonif 305/ Tengkorak sudah dalam perlayaran menumpangi kapal Perang KRI Tanjung Kambani 971 Dermaga Cargo Dock PT Freeport Indonesia menuju ke Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Selamat atas kerja keras mu Ksatria Tengkorak dan selamat berkumpul kembali bersama kesatuan lain nya serta orang-orang yang kalian cintai. Terima kasih atas kerja keras anda semua.

Saat Nya Pasukan Tengkorak Kembali Ke Markas Setelah Berhasil Menembus Goa Baliem

Jakarta –  Akhir nya pasukan Yonif 305/ Tengkorak bisa kembali lagi ke markas nya di Karawang Jawa Barat setelah menyelesakan tugas nya menembus Goa Baliem.

Dalam perjalanan pulang para prajurit yang di ketahui sebanyak 450 orang pulang dengan menumpang dengan kapal perang KRI Tanjung Kambani 971 dari dermaga Cargo Dock PT Freeport, Timika menuju Tanjungpriok.

Yonif 305/Tengkorak sudah 10 bulan lama nya menjalankan tugas mengamankan perbatasan Indonesia dengan Papua Neugini.

Sebelum berlayar menuju Tanjungpriok, pasukan yang di pimpin oleh Mayor Infanteri Fajar Akhirudin menjalankan protokol Covid-19 terlebih dahulu dan selama perjalanan pulang ke Tanjung Priok para prajurit tetap jaga jarak dan selalu menggunakan masker.

Selama bertugas di Papua, salah satu prestasi yang membanggakan adalah para prajurit Yonif 305 berhasil menembus Goa Baliem yang dimana medan nya sangat berat, naik gunung turun gunung, masuk hutan keluar hutan dan menyebrangi sungai sungai dan mencatatkan Raider 305/Tengkorak pertama yang berhasil melakukan ini.

Distrik Goa Baliem ini terletak jauh dari perkotaan yang letak nya di pedalaman pegunungan tengah Papua, maka dari itu Yonif 305/ Tengkorak mendirikan sebuah pasar rakyat yang bernama Pasar Merah Putih 305 yang tujuan nya untuk memajukan perekonomian dan penunjang perekonomian warga  Kuyawage, Kabupaten Lannyjaya, Papua.

Semoga dengan keberhasilan Yonif 305/Tengkorak mendirikan Pasar tradisional Pasar Merah Putih 305 bisa membuat masyarakat di Kuyawage, Papua bisa semakin maju dalam perekonomian nya.

Serda Gesit Meninggal Dunia, TNI Berduka

Jakarta – Saat ini TNI sedang berduka cita karena salah satu prajurit terbaik nya meninggal dunia. Prajurit tersebut bernama Sersan Dua Gesit Kalimantoro.

Serda Gesit lulusan Secata 1993 dan Secaba Regsus 2015. Beliau meninggal dunia karena sakit dan beliau meninggalkan seorang istri dan seorang putra. Masa tugas terakhir nya di Koramil 02/Kaligondang.

Atas nama pribadi dan juga atas nama keluarga besar Kodim 0702/Purbalingga mengucapkan berbela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya sahabat kita Serda Gesit Kalimantoro. Marilah kita panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga amal dan ibadah serta dosa yang pernah beliau perbuat semasa hidup nya dapat di ampuni dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga bisa menerima dan mengiklhaskan kepulangan almarhum dengan hati yang tenang dan juga dengan oenuh rasa tabah.

Prosesi pemakaman akan di lakukan secara militer di TPU Desa Toyareka, Kecamatan Kemangkon Purbalingga.

Pemakaman Militer adalah hak dan penghormatan untuk terakhir klai nya di tujukan kepada setiap prajurit TNI yang masih aktif dan untuk purnawirawan yang meninggal dunia atas dasar penghargaan dari negara atas dharma bakti dan jasa jasa nya kepada NKRI.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed