by

Terlama di Klaten Dengan Waktu 68 Hari Tak Kunjung Sembuh, Pasien Covid-19 di Izinkan Mancing

-Nasional-308 views

Serbateknologi –  Ada salah satu pasien terlama dengan lama 68 hari yang di rawat di RS Bagas Waras yang tidak juga kunjung sembuh di berikan kebebasan untuk melakukan aktivitas berjemur dan mancing di lokasi dekat dengan Rumah Sakit tempat sang pasien di rawat. Kami berikan izin untuk berjemur dan mancing guna untuk mengembalikan imunitas sang pasien.

Setelah 68 hari masih tetap saja positif, untuk itu kami coba berikan izin untuk melakukan aktivitas di luar kamar isolasi dengan cara berjemur, senam dan mancing di lokasi dekat dengan Rumah Sakit, hal ini di jelaskan langsung oleh Dirut RSD Bagas Klaten “ Dr Limawan Budi Wibowo.

Dr Limawan sendiri menjelaskan bahwa pasien terlama tersebut berasal dari Kecamatan Wonosari dan memang benar sang pasien sudah di rawat selama 68 hari di RSD Bagas Waras Klaten dan seperti nya sudah 8 kali menjalani uji swab dan hasil nya juga masih tetap positif jelas Dr Limawan.

Untuk kasus ini kami laporkan kepada Provinsi dan pemerintah pusat dikarenakan pembiayaan nya harus di tanggung oleh pemerinta pusat. Untuk pembiayaan dari Kemenkes sendiri tidak perlu kita hitung lagi sudah berapa biaya yang di gunakan.

Dr Limawan sendiri menjelaskan penyebab nya bisa jadi di karenakan bisa jadi jenis virus nya yang berbeda sehingga mengakibatkan penyembuhan nya membutuhkan waktu yang cukup lama tetapi kami belum bisa memastikan virus nya, agar menjaga kondisi sang pasien tetap stabil kami selalu berikan vitamin kepada sang pasien.

Pada kesempatan lain nya Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Klaten “ Dr Cahyono Widodo” menjelaskan bahwa pasien Covid yang di rawat paling lama itu berinisial P (62) tahun asal Kecamatan Wonosari. Untuk kondisi nya sendiri sudah membaik dan kami harap semoga bisa cepat lekas sembuh dan bisa pulang agar dapat berkumpul kembali dengan keluarga nya. Dalam hal pembiayaan sendiri sudah kita klaim ke Pusat.

Camat Wonosari ” Nur Rosyid ” juga menjelaskan jika memang benar ada nya bahwa sang pasien sudah di rawat selama dua bulan lebih lama nya dan kita doakan agar bisa segera sembuh demi bisa berkumpul kembali bersama keluarga nya. Untuk seluruh keluarga nya sendiri pun sudah kami rapid dengan hasil negatif untuk semua keluarga korban terang Nur Rosyid.

Telanjang di Karenakan Faktor Gangguan Jiwa! Kenapa Malah di Viralkan?

Surabaya– Viral video seorang perempuan yang dalam kondisi telanjang di jalanan yang di duga karena mengalami gangguan jiwa dan di ketahui bahwa seorang perempuan itu adalah seorang dokter di Provinsi Surabaya.

Dari asal lokasi video yang menjadi tempat merekam video tersebut berdasarkan keterangan dari Ketua Rt nya membantah jika perempuan tersebut depresi karena anak dan suami nya meninggal di karenakan virus Corona.

Untuk depresi saya tidak mengetahui dengan persis akan tetapi dulu memang sang perempuan mengalami depresi pada saat kelahiran anak nya yang keberapa, saya juga tidak tahu persis. Akan tetapi tidak tejadi hal viral seperti ini dan dulu sempat bertahun tahun tidak mengalami depresi lagi.

Dari keterangan ahli jiwa Dr Lahargo Kembaren , SpKJ yang di ketahui bertugas di RS dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor memberikan himbauan agar masyarakat tidak perlu melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan pelecehan harkat dan martabat dari seorang yang menghidap gangguan jiwa karena hal ini bisa mengakibatkan dampak diskriminasi dalam mempersulit untuk pengobatan nya.

Orang dengan gangguan jiwa bisa di sembuhkan dengan baik bukan semata mata tidak bisa di sembuhkan.

Jika anda menemukan ataupun berhadapan dengan orang dengan gangguan jiwa di jalan sebaik nya anda segera laporkan ke pada dinas sosial ataupun kepada aparat setempat. Dan jangan main hakim sendiri, hargai mereka sama seperti anda ingin di hargai. Mari bersama sama memberikan hal positif dan dukungan kepada orang tersebut agar bisa sembuh kembali dan anda juga harus memastikan keamanan diri anda jika terlibat dalam proses penyembuhan ODGJ tersebut terang Dr Lahargo.

Sebarkan Video Perempuan Telanjang Yang di Duga Dokter di Surabaya, Pelaku Dalam Kejaran Polisi

Surabaya – Viral video perempuan telanjang yang di duga adalah seorang dokter di Provinsi Surabaya yang di duga mengalami gangguan jiwa tersebar luas di berbagai media sosial. Tetapi kasus penyebaran video telanjang ini sedang di tangani oleh pihak kepolisian Polrestabes Surabaya guna mencari tahu siapa yang pertama kali menggugah video tersebut di media sosial.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menjelaskan bahwa pihaknya sudah memerintahkan jajaran Subnit Cyber Resmob Polrestabes Surabaya agar segera melakukan penyelidikan dan segera mengamankan pelaku penyebar video tersebut.

Kasat AKBP Sudamiran menjelaskan jika pihak nya sedang melakukan penyelidikan dan mencari tahu pemilik akun yang sudah mengunggah video tersebut ke media sosial. Dalam kasus ini masih kita dalami apakah masuk kedalam unsur pornografi atau tidak, kami juga akan melibatkan ahli agama ataupun ahli IT untuk mendalami kasus ini.

Dalam penyelidikan ini terdapat beberapa kategori yaitu menyelidiki siapa pemilik akun tersebut, dan siapa yang menjadi orang pertama penyebaran video itu.

Video yang di posting oleh Filipus di akun Twitter itu ketahui berdurasi 44 detik itu yang dimana dalam video tersebut terdapat seorang dokter perempuan telanjang bulat di pinggiran jalan di Surabaya yang di duga mengalami depresi dan dalam akun @filipus tersebut terdapat caption “ ini seorang dokter gigi yang mengalami depresi karena suami serta anak nya meninggal di karenakan terinfeksi virus Corona.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed