by

Tidak Tangung-tangung Pelajar Geng Kekelawar Mengancam ingin Menembak Polisi

-Berita-293 views


Lagi Viral sebuah Foto yang Telah unggah pelajar melalui media sosial Facebook Berinisial F (17) telah Berkata kasar dan Mengancam Kepada pihak polisi akan melakukan penembakan pada polisi menggunakan senjaka rakitan, pengungahan foto di lakukan oleh pelajar pada tanggal (25/5/2020).

Dalam Postingan yang di lakukan oleh pelajar SMK melalui Medsos Facebook bernisial F (17) merupakah salah satu Geng Kekelawar, yang telah membuat onar kepada pihak kepolisian mengucapakan kata kotor dan bahkan ia berkata akan melalukan penembakan kepada pihak polisi, postingan status Facebook tesebut merupakan positingan melalui akun bernama MUMA KLR.

Saat Pelaku melakukan postingan foto melalui Facebook Tersebut, Begitu juga kepada F (17) Pelaku tersebut sedang memegang senpi rakitan” Ungkap oleh Paur Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah kepada wartawan di sekitarnya.

Setelah Pihak Kepolisian melihat positngan Pelaku Tersebut, Polisi pun langsung Menelusuri asal Muasal pelaku F (17) yang mendapatkan senpi rakitan tersebut. Selain mengamankan pelaku F, Polisi Juga mengmankan 2 orang yang bernisial AR dan JU.

Setelah mendapatkan pelaku tersebut Polisi langsung melakukan introgasi kepada pihak pelaku, kemudian pelaku bernisial F (17) Mengaku bahwa senpi tersebut adalah milikan temnya yang bernama AR, Namun Pengakuan dari Pelaku AR Senpi rakitan tersebut merupakan miliki orang tuanya. Ungkap dari pelaku yang membuat onar kepada pihak polisi.

Di saat pelaku tertangap oleh pihak kepolisian, namun senpi yang anda di positingan facebook tersebut tidak ada di tangan, Namun kepada pihak kepolisian melakukan introgasi kepada pelaku JU, dari pengakuan pelaku JU bawha senpi tersebut sudah di simpan di tepi pantai dengan Menggali lubang.

Kemudian pihak kepolisian mendapatkan Pengakuan dari pelaku JU tersebut bahwa senpi rakitan milik orang tua AR, telah di simpan di pinggir pantai dengan tanam ke bawah tanah. namun dari pihak polisi Tim gabungan melakukan pencarian dan berhasil menemukan senpi tersebut.

Pelaku berinisal F (17) bersama teman-temannya bernisial AR di ketahui anggota geng Terliar di Kecamatan Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). adalah satu satu Geng kekelawar di kecamatan Huú. Ungkap Hujaifah. dari pigak kepolisian masih mendalamin tindakan motif pelaku atas ujar kebenjian terhadap pihak kepolisian.

Heboh Sebuah Mobil kapolsek Menabarak Rumah Warga Hingga 2 warga tersebut Tewas


Lagi Heboh Mobil yang telah di gunakan oleh seorang kapolsek telah Menabarak Rumah Warga hingga Menewaskan 2 warga merupakan seorang balita dan neneknya di Rembang. dari pengakuan penyetiran Kapolres, Kapolres tersebut telah melakukan membanting setir dadakan karena ingin menghindar seorang yang ingin menyeberang jalan.

Keterangan dari Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menyebut orang yang bersangkutan dalam mobil bernisial S berpangkat Ipty Menjabat sebagai salah soerang kapolsek di linkgup Polres Rembang.

Dari Penjelasan Dolly, Dolly Menjelesakan kejadian mobil melaju dalam kecepatan hingga kisaran 60 KM/Jam, namun Iptu S kapolsek telah mengaku pada saat kejadian dia melihat seseorang warga ingin menyebrang jalan dan dari Iptu S tersebut langsung melakukan banting setir dadakan karena ingin menhindari dari orang yang ingin menyebrang tersebut.

Kapolsek tersebut Sampai melakukan bantingan setir ke arah kiri, karena ingin menhindari orang yang lagi neyebrang, kecepatan 60 KM/Jam. Hingga menabrak rumah warga dan menewasakan 2 orang merupakan yang masih balita dan seorang neneknya.

“Ungkap dari Iptu S kapolsek”saya bertanya kepada warga di sana, di tempat kejadian tersebut emang sering terjadi kecelakaan. Dalam watu sebulan ini sudah ada 4 kali atau 5 kali terjadi kecelakaan seperti yang di alami Iptu S kapolsek.

Kejadian tersebut merupakan menggunakan Mobil Isuzu Panther dan di kendarai Iptu s Dengan cacatan Menabarak Rumah warga Hinga menewaskan seorang balita dan sorang nenek di desa Bangunrejo. Kecamatan Pamotan, Rembang pada hari senin

Rumah makanan atau Restoran Di Puncak Bogor telah di Segel Oleh Satpol PP


Satpol PP Kabupaten Bogor Telah melakukan Penyegelan Rumah makan Restoran karena Ada beberapa tempat makan yang melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Jika di lihat dari beberapa kawasan tersebut memang ada beberapa tempat yang masih meneydiakan makan di tempat, maka dari itu bebeberapa tempat makan itu telah di segel oleh satpol pp.

Namun pada hari selasa Tanggal 26 bulan 5, Satpol PP dan Gabungan polisi dan TNI telah melakukan menelusuri Jalan Raya Puncak untuk mencari tempat makan atau restoran yang beroperasi. kira kira ada sebanyak 50 atua 60 personel yang telah di turunkan untuk mencari tempat makan yang melanggar aturan atau yang masih tersedia dine in atau makan di tempat.

Kemudian petugas Satpol PP juga Menghampiri Rumah Makan atau Restoran di MM Juice tersebut. ketika di lakukan pengcekan dalam restoran, resetoran tersebut terdapat beberapa piring bekas makan dan gelas di meja makan rumah Restoran tersebut. Namun Satpol PP langsung melakukan Penyegelan Di rumah makan tersebut karena telah menglanggar aturan (PSBB).

“Alasan Kenapa Restoran tersebut di Segel? Karena dari pihak Restoran tersebut telah Membohongi kami bahwa dalam resetoran tersebut tidak ada pengunjung yang makan di tempat, setelah kami melakukan pengecekan dalam resetoran ternyata ada beberapa orang yang lagi makan di tempat”

“Ungakapan dari PSBB ini bukan Penutupan akan tetapi ini hanya pembatasan, Next Time masih di perbolehkan usaha, tapi hanya untuk pembelian Delivery. Ini hanya tempat makan saja yang di segel. Ungkapan dia.

Namun dari Pihak Satpol PP juga Mengimbaukan kepada Seluruh pegawai atau karyawan yang bekerja di restoran tersebut. agar selalu menggunakan masker untuk menghindari virus corona dan hanya menyediakan pemeblian untuk Delivery saja.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed