by

Wapres Ma’ruf Amin Sudah Maafkan Pelaku Pengunggah Kolase Dirinya Dengan Kakek Sugiono

BeritaCNN – Pengunggah kolase Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin dengan Kakek Sugiono di ketahui bernama Sulaiman Marpaung. Pelaku meminta maaf atas perbuatan nya yang sangat tidak terpuji tersebut, akan tetapi diketahui juga bahwa Ma’ruf Amin juga sudah memaafkan pelaku si pengunggah kolase diri nya dengan kakek Sugiono.

“ Iya, saat ini Kiai Ma’ruf Amin sudah memaafkan pelaku, sedari awal juga Kiai Ma’ruf sudah memberikan maaf nya, sudah ga ada masalah lagi jelas Baidlowi yang di hubungi oleh wartawan kita pada hari Minggu 4 Oktober 2020.

Dalam hal ini Baidlowi menjelaskan bahwa pemberian maaf yang di berikan oleh Kiai Ma’ruf merupakan sudatu bagian dari kemanusiaan dan Kiai Ma’ruf juga meminta dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial.

Pelaku merupakan mantan Ketua MUI tingkat kecamatan ayng berada di Tanjungbalai. Tangis pelaku pecah pada saat di ruang pemeriksaan Bareskrim Polri, pelaku yang di ketahui bernama Sulaiman Marpaung tidak mampu menahan tangis nya karena teringat akan kepada keempat anak anak nya yang masih kecil.

Saat ini saya hanya bisa berserah kepada Tuhan, jika harus masuk penjara ya saya terima tetapi kalau mereka melihat anak saya dan saya harus pulang ya saya akan pulang ujar Sulaiman dalam bincang eksklusif dengan beritacnn.com saat berada di Bareskrim Polri pada hari Jumat ( 2/10).

Saya yakin Tuhan akan menolong saya ucap Sulaiman.

Sulaiman mengakui perbuatan nya itu adalah sebuah kekhilafan dan sama sekali tidak ada niat untuk menzalimi Ma’ruf Amin dan tidak menduga juga akan di tangkap oleh pihak kepolisian.

“ Saya sungguh khilaf dan sayan sungguh tidak ada niat sama sekali untuk menzolimi siapapun, sama sekali tidak ada niat. Saya sama sekali tidak terpikir sama sekali tentang perbuatan ini bisa ditindak hukum dan sekali lagi saya sama sekali tidak terpikir jelas nya sambil terurai air mata.

Pengunggah Kolase Ma’ruf Amin dengan Kakek Sugiono Minta Maaf Setelah Tiba di Bareskrim

Jakarta –  Sulaiman Marpaung selaku pelaku pengunggah kolase Ma’ruf Amin dengan Kakek Sugiono telah tiba di Bareskrim Polri. Pelaku sendiri akan segera di periksa terkait dengan perbuatan nya tersebut.

Berdasarkan pantauan dari wartawan Beritacnn pelaku turun dari sebuah mobil berwarna hitam pada pukul 20.20 WIB di Bareskrim Polri dengan mengenakan pakaian kemeja motif batik. Tersangka ini sendiri akan langsung di periksa terkait permasalahan yang di lakukan nya.

Saat turun dari mobil Sulaiman Marpaung langsung mengucapkan permintaan maaf nya kepada Wapres Ma’ruf Amin, dan mengaku telah khilaf sehingga mengunggah kolase Ma’rud Amin dengan Kakek Sugiono.

“ Saya memohon maaf kepada Kiai Ma’ruf Amin tentang apa yang sudah saya perbuat, saya khilaf dan saya menyesal. Maka untuk itu saya saya sangat berharap Kiai Ma’ruf Amin bisa memaafkan saya dan juga semoga Kiai tidak merasa sakit hati dengan apa yang sudah saya perbuat.

Berdasarkan informasi dari Bareskrim Polri sendiri telah berhasil menangkap pelaku yang mengunggah kolase Wapres Ma’ruf Amin dengan Kakek Sugiono yang diketahui adalah seorang bintang video porno asal Jepang. Pelaku bernama Sulaiman Marpaung (37) warga Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Pelaku sendiri berhasil di tangkap dikediaman nya di Tanjungbalai, Sumatera Utara pada hari Jumat (2/10). Pelaku sendiri menggunakan Akun Facebook dengan nama Oliver Leaman sewaktu dia memposting kolase foto Wapres Ma’ruf Amin dengan Kakek Sugiono.

Benar sekali tim sudah melakukan penangkapan kepada pelaku ujar Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Penangkapan di pimpin langsung oleh Brigjen Slamet Uliandi yang bertindak sebagai Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Atas perbuatannya, pelaku kita sangkakan dengan pasal 45A (2) jo pasal 28 (2) dan juga pasal 27 (3) Undang-undang nomor 19 tahun 2016 yang dimana isi nya tentang perubahan Undang-undang no 11 tahun 2008 tentan ITE. Untuk barang bukti sendiri sudah kita sita berupa akun Facebook, satu unit ponsel dan juga SIM Card.

Kasus ini muncul ketika foto Wapres Ma’ruf Amin disandingkan dengan foto bintang video porno asal Jepang, Shiego Tokuda alias Kakek Sugiono yang di posting dari salah satu akun Facebook dan menjadi viral. Dalam postingan tersebut terdapat narasi yang bertuliskan sebagai berikut.

“ Janganlah engkau menjadikan dirimu seperti Ulama tetapi nyatanya engkau adalah penjahat agama, di usia senja ini hendaklah engkau banyak berbenah untuk ketenangan mu di Alam Barzah. Selamat Menunaikan Ibadah Shalat Jumat “ tulis pelaku di akun Facebook nya.

Motif Dari Pengunggah Kolase Ma’ruf Amin dengan Kakek Sugiono  Adalah Marah Dengan Pernyataan Ma’ruf

Jakarta – Terungkap sudah motif maksud dari unggahan kolase Wapres Ma’ruf Amin dengan Kakek Sugiono, selepas keberhasilan polisi menangkap pelaku pengunggah kolase tersebut.

Untuk motif nya sendiri adalah si pelaku marah setelah menonton pernyataan Ma’ruf Amin di Youtube jelas Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat ditemui di kantor nya.

Namun untuk pernyataan Wapres yang mana sehingga membuat pelaku yang bernama Sulaiman Marpaung ini marah.

Tetapi setelah melakukan penangkapan terhadap pelaku yang berada di Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara dan ingin kembali ke Bareskrim Jakarta, kita melakukan serangkaian pertanyaan kepada pelaku terkait perbuatan yang dia lakukan. Pernyataan yang membuat pelaku marah adalah persoalan industry K-POP yang seharusnya dapat memberikan inspirasi kepada anak muda Indonesia.

Akan tetapi dari pihak Istana Wapres sendiri sudah memberikan klarifikasi terkait dari pembelajaran dari kemajuan musik Korea bukan untuk merendahkan kualitas musik Indonesia.

Pernyataan yang di lontarkan Wapres Ma’ruf Amin itu merupakan peringatan ke 100 Tahun kedatangan nya warga Korea ke Indonesia. Banyak dari orang yang menyalahpahami maksud dari ucapan yang di sampaikan oleh Wapres Ma’ruf Amin. Bisa jadi di karenakan Wakil Presiden kita kurang memahami musik sehingga orang berpendapat jika dia telah merendahkan Musik Indonesia jelas Masduki.

Dalam hal ini Wapres sama sekali tidak ada arahan membanding-bandingkan kualitas musik Indonesia yang dimana seolah-olah kualitas musik kita berada di bawah negara Korea. Itu sama sekali tidak benar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed