by

Wuhan Gelar Pesta Dugem Di Kolam Renang Setelah Dinyatakan Bebas Corona

BeritaCNN –  Setelah dinyatakan bebas dari Corona, warga Wuhan mengadakan Party besar-besaran yang dimana acara party tersebut di langsungkan di dalam kolam renang. Tampak semua peserta nya tidak khawatir lagi akan penyebaran kembali virus Corona tersebut, para peserta tidak lagi mengenakan masker dan tidak menjaga jarak lagi antar sesame peserti pesta.

Setelah sekian lama nya melawan wabah Corona, akhirnya Wuhan ingin memiliki kehidupan yang baru lagi. Saat ini Wuhan sudah membuka sarana wisata, salah satu nya telah di buka nya kembali Wuhan Maya Beach Water Park sejak bulan Juni kemarin.

Dan yang terbaru ini di ketahui telah di selenggarakan pesta dugem di dalam kolam renang tersebut, dapat kita saksikan ratusan hingga ribuan orang berendam di dalam kolam berenang sambil mengenakan aksesoris neon yang berwarna warni yang memang menjadi ciri khas nya pesta elektronik.

Walaupun sudah di buka, tetapi Wuhan Maya Beach Water Park masih membatasi para pengunjung nya sebanyak 50 persen dari pengunjung sebelum wabah Corona. Dalam setiap minggu nya mereka hanya menerima 15.000 peserta, tempat ini juga memberikan penawaran untuk para wanita yang ingin mencoba dengan memberikan diskon setengah harga dari harga normal nya.

Kita ketahui dalam acara tersebut terlihat seseorang yang tampil di atas panggung yang berada dekat dengan kolam renang, orang tersebut melambai-lambaikan tangan kearah para peserta pesta, sehingga menarik perhatian para peserta pesta untuk perlahan maju untuk mendekati panggung. Bahkan banyak dari para peserta mengangkat tinggi ponsel nya untuk mengabadikan acara pesta ini.

Di tempat lain ada juga penampilan orang yang menunggangi water jet board yang bertujuan untuk menghibur para pengunjung, untuk di panggung lain tampak seorang DJ yang sedang memutar musik nya yang tentu tujuan nya adalah menghibur para pengunjung agar lebih bersemangat dalam acara pesta tersebut.

Para pengunjung sangat menikmati hiburan yang di sajikan oleh wahana tanpa memperdulikan keramaian dan tanpa menggunakan masker lagi, padahal yang kita ketahui masker harus melekat di wajah guna tidak tertular Corona.

Dengan diadakan nya acara ini seolah sudah menunjukan bawah kota Wuhan sudah melupakan semua apa pun tentang Corona. Kita ketahui asal virus corona berasal dari kota Wuhan. Kota Wuhan sendiri harus melakukan lockdown guna memutus penyebaran virus corona.

Pada bulan April akhir nya status lockdown di kota Wuhan akhirnya di cabut, dan berdasarkan laporan pemerintahan kota Wuhan di bulan Mei tidak ada lagi laporan tentang kasus Corona di Kota Wuhan. Sehingga saat ini tempat wisata di kota Wuhan sudah di buka kembali, bahkan pemerintahan kota Wuhan telah memberikan penawaran kepada wisatawan secara gratis untuk masuk ke 400 lokasi wisata di seluruh provinsi.

Mari Kita Kenali Kota Wuhan Sebelum Terjadi-nya Wabah Corona

Jakarta –  Jika kita mendengar nama Wuhan sudah pasti pikiran kita langsung tertuju kepada wabah Corona, di karenakan wabah Corona merebak pertama kali nya terjadi di kota Wuhan. Akan tetapi kita ingin mengulas kembali tentang kota Wuhan sebelum terjadi nya wabah Corona.

Mungkin banyak orang yang belum mengetahui bahkan mungkin belum tau dengan nama Kota Wuhan. Wuhan adalah ibukota dari Provinsi Hubei di China. Wuhan merupakan kota metropolis yang bisa di nilai cukup maju dan terdapat julukan “Chicago Of China”. Wuhan memiliki tempat wisata seperti “ Yellow Crane Tower “ dan “ East Lake” yang merupakan sebuah rumah dari Universitas kelas tinggi di China.

Wuhan adalah sebuah kota besar di China, wuhan memiliki bangunan bersejarah yang memang paling terkenal di China yaitu bernama Yellow Crane Tower. Bangunan yang berbentuk menyerupai pagida besar yang beratap berbentuk persegi 6 bertingkat yang memang hingga saat ini sudah di kunjungi lebih dari 50 juta orang dari penjuru dunia. Bangunan ini berawal terbuat dari kayu, akan tetapi beberapa kali mengalami kerusakan sehingga di renovasi dengan menggunakan material beton. Bangunan ini sendiri di bangun pada Era Three Kingdoms pada tahun 223AD.

Selanjut nya adalah “ Jianghan Road “ sebuah pedestrian shopping street yang memang memiliki fungsi khusus untuk area window shopping. Keunikan nya terletak pada bangungan bangunannya. Bangunan pertokoan bercampur antara bangunan modern berpadu dengan bangunan oriental eropa. Berbagai toko tersedia di Jianghan Road tentu nya menyediakan barang yang ingin di beli oleh para pengunjung,

East Lake, merupakan wisata alam terbesar di Wuhan, East Lake sendiri adalah taman besar yang berada di tengah danau yang tepat berada di tengah kota Wuhan. Untuk berjalan mengelilingi East Lake anda bisa menyewa sepeda melalui aplikasi yang harus di download terlebih dahulu. Jika sudah menyewa sepeda anda baru bisa keliling di area East Lake dengan leluasa, dalam area East Lake sendiri terdapat pohon pohon rindang di sisi kiri dan kanan jalan, jembatan batu melengkung yang memang ciri khas china, kolan teratai dan anda juga bisa menyewa kapal kapal wisata.

Wuhan University dan Huazhong University of Science and Technology, kedua Universitas ini masuk dalam 10 besar Universitas di China. Kampus ini terkenal akan keindahan alam di sekitar lingkungan Universitas nya yang banyak di tumbuhi pohon sakura apalagi disaat musim semi bunga sakura bertumbuhan.

Batal Liburan Ke Wuhan Akibat Paspor Digigit Oleh Anjing

Jakarta – Seorang perempuan tampak nya begitu kesal kepada seekor anjing yang menggigit paspor nya. Paspor itu akan di gunakan untuk dia berangkat liburan, akan tetapi begitu dia mengetahui tempat liburan nya itu ternyata ke Wuhan dia bersyukur tidak jadi liburan ke Wuhan karena saat itu Wuhan sedang dalam wabah virus Corona.

Seorang wanita seharusnya pergi liburan ke Wuhan pada waktu itu, akan tetapi keberangkatan liburan nya batal di karenakan Paspor nya digigit oleh anjing peliharaan nya sendiri. Anjing yang di ketahui bernama Kimi yang berjenis Golden Retriever.

Paspor itu mengalami kerusakan bukan di satu halaman saja, melainkan seluruh halaman paspor rusak parah dan hanya tersisa sampul luar paspor saja. Awal nya sempat sangat kesal, dan membagikan foto tersebut di media sosial berikut dengan foto anjing nya.

Setelah kejadian itu, sang wanita itu mendapatkan berita bahwa sang Kota tempat tujuan nya untuk berliburan ternyata sedang di serang wabah Corona. Awal nya begitu kesal dengan anjing tersebut akhir berubah menjadi sebuah kebahagiaan karena tidak jadi liburan ke Wuhan.

Dia sangat berterima kasih kepada anjing peliharaan nya (Kimi) karena sudah menyelamatkan diri nya dari bahaya virus Corona dan Kimi juga sudah di anggap nya sebagai malaikat pelindung nya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed